07 September 2009

The Rama & Yana Cronicle


Hujan baru saja turun, namun masih teriak sedikit gerimis yang tersisa.
Yana : Ehmm.. dingin-dingin gini enaknya ngapai ya Ma..? (Lontar Yana seraya minum the)
Rama : Enaknya ya mbakar jagung..

Yana hanya memandang Rama dengan ekspesi datar, ngawur pikir Yana. Yana kembali menyeruput the poci-nya.Ehm…hangatnya…

Yana : Ini kan gak musim jagung, Bapak juga nggak nanam jagung. Jagung dari mana?
Rama : Gitu aja kok ngruwet, lha didepan sana itu apa bukan Supermarket ******* (menyebutkan nama supermarket). Di situ sih lengkap, nggak perlu nunggu musim. (terang Rama dengan menunjukan arah yang tidak begitu jelas)
Yana : Emang ente ada doku?
Rama : Doku, doku, doku….Duwek kamsud mu? Aku sih kagak ada….
Yana : Semprol!! Udah sama lagi bokek gitu ngasih tahu supermarket! Supermarket s****lmu!!
Rama : Ane kan Cuma ngasih tahu saja men…

Dengan ekspresi menyeronyos yang diarahkan ke Rama, Yana berdiri dari tempat duduknya dan beranjak begitu saja. Masuk kedalam rumah meninggalkan Rama yang sedang mengepul di teras rumah.

Rama : Mau kemana ente? (setengah agak berteriak)
Yana : Ke kamar mandi!! Mo ikut?? (Sahut yana dari dalam)

Baru dingin segini aja udah terkencing-kencing, guman Rama.

(bersambung)*

*Nggak tahu bersambungnya sampai kapan…

26 Agustus 2009

1 Minggu Terakhir

Janganlah kau sesali.....
Janganlah kau tangisi.....
Aku pergi untuk kembali lagi...
Hapuslah Air matamu...
Hapus luka hatimu....
Tunggulah aku di batas kota ini.....


Yeah, mengutip lirik lagu yang pernah dipopulerkan oleh Tommy J. Pisa, mungkin hal itu yang terjadi selama 1 minggu terakhir ini. Bukan hanya pada diriku, tetapi pada sebagian temanku..., di bulan suci Ramadhan ini sungguh banyak kejadian yang aku alami... ehm.. entah apakah ini ujian dari-Nya atau hanya sekedar bumbu kehidupan, akupun tidak tahu. Namun semua itu aku serahkan pada Alloh SWT Tuhan segalanya....

Teman, Cinta dan Persahabatan adalah sebuah hal yang benar-benar kompleks, melihat beberapa teman, dan sahabat aku selama ini, aku mengerti akan makna sebuah kehidupan... *bukannya sebelumnya nggak ngerti lho yaa*, teman di kampus, di kost, dan di FB *ini yang utama* sungguh banyak sekali beraneka ragam karakter... Namun itu membuat hidup semakin penuh warna.

Kembali pada cuplikan lagu diatas, sebut saja namanya Herman, salah satu temanku..., Cinta bagi dirinya sangatlah penting.., kadang aku merasa kasihan melihatnya..., yaa... putus cinta.., tidak semua orang sama dalam merasakan hal ini. Kandasnya hubungan percintaan yang dia alami hampir saja membuatnya depresi. Namun, Alhamdulillah... hatinya masih teguh untuk tetap berdiri. *Untung nggak bunuh diri ya ni anak.., hehehe(Jangan sampai!!!)*

Beberapa hari ini aku mengenal beberapa orang dari situs jejaring sosial Facebook, banyak juga..., ada yang dari sabang sampai merauke berjajar pulau-pulau.. (Kok nyanyi) ya banyaklah... Ada yang friendly, Jutek abis, cuek!! dan berbagai macam karakter lah..., Namun diantara semua itu juga ada yang benar-benar bisa diajak untuk menjalin silaturrahmi *yang merasa jangan Ge_eR* dan bukan hanya untuk "say hello" saja. Namun hal yang lebih penting aku bisa berbagi dan bertukar ilmu dan wawasan dengan mereka, jadi nggak hanya buat tepe-tepe doang... Ya InsyaAlloh yang bisa bermanfaatlah.., ya semoga silaturrahmi ini tetap bisa berlanjut..Amin.

Persahabatan, ya kata itu.... apakah arti sahabat?? bagi sebagian orang, sahabat adalah seseorang yang bisa mengerti akan diri kita, akan segala kekurangan kita, menerima kita apa adanya, baik dan keburukan kita, menutupi semua keburukan kita dari orang lain, belahan dari jiwa kita, tempat berbagi baik suka maupun duka, saling mengerti dan membantu, yaaa dan semacamlah. Namun, kadang aku tidak merasakan akan semua itu, Yaa biarlah emang setiap orang berbeda. Namun sekarang aku hanya bisa berkata dalam hati "Aku Ikhlas", yaa hanya itu yang bisa aku lakukan. Karena bagaimana pun aku sudah berusaha menjadi yang terbaik bagi sahabatku, yaa mungkin ini jalan Alloh yang diberikan kepadaku,, well..... life must go on..

06 Agustus 2009

K.S.S.K (Kisah Sedih Sahabat Kecil)


Mungkin kalau "Kisah Sedih di Hari Minggu" atau "Kisah Kasih di Sekolah" setiap orang sudah mendengar ceritanya, bahkan sudah ada sinetronya beberapa waktu yang lalu. Ini berbeda, ini bukan sekedar kisa sinetron, tapi kisah klasik di kisah sekarang, hehehe…. Begini ceritanya…

Mungkin setiap orang pernah menjalin suatu hubungan, baik pertemanan, sahabat, maupun kasih sayang alias pacaran. Tapi tidak semua orang beruntung bisa mendapatkan pacaran apalagi pacaran (termasuk yang nulis, hehehe…). LDR atau Long Distence Relationship, alias boso jowone Hubungan Jarak Jauh, kerap sekali sering terdengar. Memang tidak mudah untuk menjalaninya, apalagi jika didalam hubungan itu tidak terdapat suatu pohon kepercayaan dan ketulusan, pasti pohon tersebut akan mudah sekali goyah dan akhirnya roboh di hantam topan-topan kehidupan…, jangankan setahun dua tahun, hubungan yang lama pun bisa hilang dalam sedetik saja…

Sebut saja sahabatku itu dengan nama Peter (bukan nama sebenarnya, hehehe kayak berita Koran saja), Meskipun wajahnya tidah setampan Edward Cullen (Serial Twiligh Saga) dan tidak sejelek Eddie Murphy, dia mempunyai kisah kasih yang complicated. Mungkin setiaop orang bisa menerima orang apa adanya, tapi tidak bagi Peter, dia bahkan lebih. Pasti seorang bisa berubah, dan juga bisa mendapatkan kesempata. Namun, bagi Abdi terasa idak, aku sendiri juga tidak tahu.

Kekasihnya, kita sebut saja Musy Jane Waston, dia tinggal jauh 100km dari kota apel, jauh memang…. Kadang ia bisa selembut bidadari dan semarah bidadari yang terluka, Namun Peter masih bisa menerimanya bagaimanapun kondisinya. Didalam kesedian Peter, Peter tahu kalau MJ (Musy Jane) tidak kehilangan dirinya, tapi hanya caranya saja yang salah…, Peter memang pernah melakukan kesalahan, tapi itukan masa lalu, biarlah berlalu, yang penting tatap masa depan, begitu kata peter. "Spiderman saja bisa salah, apalagi aku", keluhnya beberapa hari yang lalu.

Tapi peter tetap semangat, hujan cacian dan makian hanya dia angap sebagai ujian, kasihan memang…namun begitulah peter, meski tidak sehebat superman, dia masih kuat setangguh Batman. Bagaimanapun, Kisah Sedih Sahabat Kecil ini bisa dijadikan pelajaran, Untuk Peter dan Musy Jane, yang sabar…